Pertemuan Ketiga
Human
Diversities 2 : Religion and Arts
1.
Agama
Menurut Wallace, definisi dari agama adalah
sebagai keyakinan dan ritual peduli dengan makhluk gaib dan merupakan kekuatan. Atau
agama juga dapat didefinisikan sebagai budaya yang mendunia/universal.
1.1 Animisme
Animisme
dipandang sebagai paling primitif, dapat didefinisikan sebagai keyakinan dalam
jiwa yang berasal dari usaha pertama untuk menjelaskan mimpi dan kejadian
berupa fenomena.
1.2 Mana dan Taboo
Mana
didefinisikan sebagai keyakinan dalam domain supranatural atau kekuatan hidup
yang berpotensi tunduk pada manipulasi manusia. Konsep Polinesia dan Melanesia
merupakan kontras dari Mana.
Mana Melanesia memiliki definisi yaitu
sebagai kekuatan impersonal suci yang mirip seperti konsep keberuntungan dari
Barat. Mana Polinesia dan konsep yang berhubungan dengan Taboo terkait dengan
sifat masyarakat Polinesia yang hierarkis.
Gambar 1 Peta Melanesia dan Polinesia
1.3 Totemisme
Totemisme adalah
agama dimana unsur-unsur alam bertindak sebagai contoh suci bagi masyarakat
melalui asosiasi simbolik. Ritual memainkan peran penting dalam menciptakan dan
memelihara solidaritas dalam kelompok.
Dalam masyarakat Totem, masing-masing
kelompok dalam keturunan memiliki hewan, tumbuhan, dan fitur geografis dari apa
yang mereka klaim keturunan.
2.
Seni
Seni sangat sulit untuk didefinisikan, tetapi
umumnya definisi seni mengacu pada manifestasi, kreativitas manusia melalui
bagaimana manusia mengekspresikan diri dalam bidang tari, musik, lagu, lukisan,
patung, gerabah, kain, drama, komedi, atau lainnya.
Di
negara, seni bertempat di gedung atau bangunan-bangunan khusus seperti museum,
gedung konser, dan teater. Jika di non-negara, ekspresi seni berlangsung
diruang publik yang telah disisihkan untuk seni. Kritikus, hakim, dan para ahli
menentukan apa yang seni dan apa yang tidak. Negara Kalabari menunjukkan bahwa
tidak semua patung adalah seni karena ukiran kayu yang diproduksi eksklusif
untuk alasan agama.
Gambar 2 Peta Kalabari
Dalam
semua masyarakat seni adalah pekerjaan. Dalam masyarakat non-negara, seniman
tidak dapat bekerja pada seni karena semua waktu mereka untuk berburu,
mengumpulkan ikan, atau pertanian untuk makan. Sedangkan pada masyakarakat
negara, seniman adalah spesialis full-time yang memiliki karir sebagai
pekerjaan mereka.
Bahan Kuliah Binus Maya tentang Human
Diversities 2 : Religion and Arts (Diunduh pada 17 Maret 2015)


HAI VINA! Apa yang telah kamu bagi informasi tentang agama dan seni sudah bagus. Aku beri nilai 78 ya :) GBU
BalasHapusHai Elleeen. Makasih yaa buat masukkan & nilainyaaaa :) GBU too :D
HapusHai Elleeen. Makasih yaa buat masukkan & nilainyaaaa :) GBU too :D
HapusHolla vinaa, informasi tentang agama dan seni lumayan bagus. ada gambarnya juga untuk memperjelas. aku kasih nilai 79 yah:)
BalasHapusHai Ataaa. Iyaaa makasih yaa atas masukkan & pemberian nilainya :)
HapusTerima kasih elvina atas informasi tentang agama dan seninya, sudah bagus dan rapih. Tapi kamu kurang sistematik dalam pengerjaannya. Aku kasih nilai km 78 ya:))
BalasHapusHai Acaaa. Iya caa makasih untuk masukannya btw udah aku perbaikiii hehe makasih untuk nilainyaa :)
HapusHai Vina.Informasinya menarik,mudah dimengerti,dan lengkap.Saya kasih nilai 78.
BalasHapus