Pertemuan Keduabelas
Collonialism and
Development, Cultural Exchange and Survival
1.
Collonialism
and Development
1.1 Imperialism
-
Imperialisme mengacu pada kebijakan untuk
memperluas kekuasaan bangsa atau kerajaan atas bangsa-bangsa asing dan
mengambil dan menahan koloni asing.
-
Kolonialisme mengacu pada dominasi politik,
sosial, ekonomi, dan budaya dari wilayah dan rakyatnya oleh kekuatan asing
untuk jangka waktu yang panjang.
1.2 British Colonialism
-
Tahap pertama dari kolonialisme Inggris
terkonsentrasi di New World, Afrika barat, dan India.
-
Selama periode kedua kolonialisme, Inggris
akhirnya menguasai sebagian besar India, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan
sebagian besar Afrika timur dan selatan.
1.3 French Colonialism
Gambar 1 French Collonialism
-
Kolonialisme Perancis lebih disebabkan oleh negara, gereja, dan
militer, bukan oleh kepentingan bisnis.
-
Tahap pertama difokuskan di Kanada, Wilayah
Lousiana, Karibia, dan Afrika Barat.
-
Perancis menggunakan dua bentuk pemerintahan
kolonial :
• Pemerintah tidak langsung mengacu pada praktek Perancis yang
mengatur melalui struktur politik pribumi dan oara pemimpin.
• Pemerintah langsung mengacu pada praktek Perancis memaksakan
pemerintah baru pada penduduk asli.
1.4 Postcolonial Studies
-
Kajian ini mengacu pada penelitian yang
menargetkan interaksi antara negara-negara Eropa dan masyarakat mereka yang
dijajah.
-
The postcolonies dapat dibagi menjadi pemukim,
nonsettler, dan campuran.
-
Istilah ini juga telah digunakan untuk
menandakan posisi melawan imperialisme dan Eurocentrism.
1.5 Development : Philosophy
-
Filsafat intervensi adalah pembenaran
ideologis untuk campur tangan dalam kehidupan penduduk asli, didasarkan pada
asumsi bahwa salah satu memiliki cara yang unggul dari kehidupan atau
pemikiran.
-
Economic development plans-industrialization,
modernisasi, westernisasi, dan individualisme adalah kemajuan evolusi yang akan
membawa manfaat jangka panjang untuk penduduk asli.
1.6 Development : Problem
-
Problems terkait dengan intervensi dan perkembangan.
-
Situasi ditafsirkan sebagai masalah yang
dihasilkan dari gaya hidup pribumi mungkin sebenarnya akibat dari dampak sistem
pada gaya hidup itu.
1.7 Overinnovation
-
Overinnovation mengacu pada proyek pembangunan
memerlukan perubahan besar atas nama masyarakat sasaran.
-
Untuk menghindari overinnovation, proyek
pembangunan harus peka terhadap budaya tradisional dan keprihatinan dari
kehidupan sehari-hari di masyarakat sasarannya.
1.8 Underdifferentiation
-
Underdifferentiation adalah kecenderungan untuk
mengabaikan keragaman budaya dan melihat negara-negara berkembang sebagai sama.
-
Banyak proyek pembangunan yang salah
menganggap bahwa keluarga inti adalah unit dasar produksi dan kepemilikan
tanah.
2.
Cultural Exchange
and Survival
2.1 Development and Evironmentalism
-
Saat ini, dominasi paling sering datang dalam
bentuk perusahaan multinasional berbasis inti menyebabkan perubahan ekonomi
dalam budaya The World.
-
Dua sumber budaya bentrokan :
• Ketika pembanginan mengancam masyarakat adat dan lingkungan
mereka.
• Ketika hubungan eksternal mengancam masyarakat adat.
2.2 Religious Change
-
Indiana Jones adalah simbol dominasi barat
semua aspek budaya berdasarkan efisiensi teknologi khusus.
-
Homogenisasi agama adalah teknik yang sering
digunakan oleh negara-negara berusaha untuk menundukkan kelompok dicakup oleh
perbatasan mereka.
2.3 Variation in Systems of Domination
-
Scott (1990) membedakan antara transkrip
publik dan tersembunyi dari budaya dan masyarakat politik tertindas.
-
Transkrip publik mengacu pada terbuka,
interaksi publik antara yang dominan dan tertindas.
-
Transkrip tersembunyi mengacu pada kritik
kekuasaan yang berlangsung diluar panggung.
2.4 Cultural Imperialism
Gambar 2 Cultural Imperialism
-
Imperialisme budaya mengacu padapenyebaran
satu budaya dengan mengorbankan orang lain biasanya karena pengaruh ekonomi
atau politik diferensial.
-
Sementara media massa dan teknologi yang
terkait telah memberikan kontribusi terhadap erosi budaya lokal, mereka semakin
sering digunakan sebagai media penyebaran luar budaya lokal.
2.5 A World System of Images
-
Media massa dapat menyevar dan menciptakan
identitas nasional dan etnis.
-
Penelitian lintas-budaya menunjukkan
diproduksi secara lokal acara televisi lebih suka impor dari asing.
-
Media massa memainkan peran penting dalam
menjaga identitas etnis dan nasional antara orang-orang yang menjalani transnasional.
2.6 Postmodernism
-
Postmodernitas menggambarkan waktu kita dan
dunia situasi-hariini di fluks, orang-orang bergerak yang telah belajar untuk
mengelola beberapa identitas tergantung pada tempat dan konteks.
-
Postmodernisme mengacu pada pernyataan
teoritis dan penerimaan berbagai bentuk kebenaran, bertentangan dengan
modernisme.
-
Globalisasi mengacu oada keterhubungan
meningkatnya dunia dan rakyatnya.
-
Dengan keterhubungan ini, bagaimanapun, datang
basis bari bagi identitas.
Sumber :
Bahan Kuliah Binus Maya tentang Collonialism and
Development, Cultural Exchange and Survival. (Diunduh pada 31 Mei 2015)








