Blogger Widgets Ilmu Sosial untuk Psikologi : Filsafat Manusia, Sosiologi, dan Antropologi

Minggu, 31 Mei 2015

Pertemuan Keduabelas

Collonialism and Development, Cultural Exchange and Survival

     1.     Collonialism and Development
1.1  Imperialism
-          Imperialisme mengacu pada kebijakan untuk memperluas kekuasaan bangsa atau kerajaan atas bangsa-bangsa asing dan mengambil dan menahan koloni asing.
-          Kolonialisme mengacu pada dominasi politik, sosial, ekonomi, dan budaya dari wilayah dan rakyatnya oleh kekuatan asing untuk jangka waktu yang panjang.

1.2  British Colonialism
-          Tahap pertama dari kolonialisme Inggris terkonsentrasi di New World, Afrika barat, dan India.
-          Selama periode kedua kolonialisme, Inggris akhirnya menguasai sebagian besar India, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan sebagian besar Afrika timur dan selatan.

1.3  French Colonialism
Gambar 1   French Collonialism

-          Kolonialisme Perancis  lebih disebabkan oleh negara, gereja, dan militer, bukan oleh kepentingan bisnis.
-          Tahap pertama difokuskan di Kanada, Wilayah Lousiana, Karibia, dan Afrika Barat.
-          Perancis menggunakan dua bentuk pemerintahan kolonial :
• Pemerintah tidak langsung mengacu pada praktek Perancis yang mengatur melalui struktur politik pribumi dan oara pemimpin.
• Pemerintah langsung mengacu pada praktek Perancis memaksakan pemerintah baru pada penduduk asli.

1.4  Postcolonial Studies
-          Kajian ini mengacu pada penelitian yang menargetkan interaksi antara negara-negara Eropa dan masyarakat mereka yang dijajah.
-          The postcolonies dapat dibagi menjadi pemukim, nonsettler, dan campuran.
-          Istilah ini juga telah digunakan untuk menandakan posisi melawan imperialisme dan Eurocentrism.

1.5  Development : Philosophy
-          Filsafat intervensi adalah pembenaran ideologis untuk campur tangan dalam kehidupan penduduk asli, didasarkan pada asumsi bahwa salah satu memiliki cara yang unggul dari kehidupan atau pemikiran.
-          Economic development plans-industrialization, modernisasi, westernisasi, dan individualisme adalah kemajuan evolusi yang akan membawa manfaat jangka panjang untuk penduduk asli.
1.6  Development : Problem
-          Problems terkait dengan intervensi dan perkembangan.
-          Situasi ditafsirkan sebagai masalah yang dihasilkan dari gaya hidup pribumi mungkin sebenarnya akibat dari dampak sistem pada gaya hidup itu.

1.7  Overinnovation
-          Overinnovation mengacu pada proyek pembangunan memerlukan perubahan besar atas nama masyarakat sasaran.
-          Untuk menghindari overinnovation, proyek pembangunan harus peka terhadap budaya tradisional dan keprihatinan dari kehidupan sehari-hari di masyarakat sasarannya.

1.8  Underdifferentiation
-          Underdifferentiation adalah kecenderungan untuk mengabaikan keragaman budaya dan melihat negara-negara berkembang sebagai sama.
-          Banyak proyek pembangunan yang salah menganggap bahwa keluarga inti adalah unit dasar produksi dan kepemilikan tanah.

     2.     Cultural Exchange and Survival
2.1  Development and Evironmentalism
-          Saat ini, dominasi paling sering datang dalam bentuk perusahaan multinasional berbasis inti menyebabkan perubahan ekonomi dalam budaya The World.
-          Dua sumber budaya bentrokan :
• Ketika pembanginan mengancam masyarakat adat dan lingkungan mereka.
• Ketika hubungan eksternal mengancam masyarakat adat.

2.2  Religious Change
-          Indiana Jones adalah simbol dominasi barat semua aspek budaya berdasarkan efisiensi teknologi khusus.
-          Homogenisasi agama adalah teknik yang sering digunakan oleh negara-negara berusaha untuk menundukkan kelompok dicakup oleh perbatasan mereka.

2.3  Variation in Systems of Domination
-          Scott (1990) membedakan antara transkrip publik dan tersembunyi dari budaya dan masyarakat politik tertindas.
-          Transkrip publik mengacu pada terbuka, interaksi publik antara yang dominan dan tertindas.
-          Transkrip tersembunyi mengacu pada kritik kekuasaan yang berlangsung diluar panggung.

2.4  Cultural Imperialism
Gambar 2   Cultural Imperialism

-          Imperialisme budaya mengacu padapenyebaran satu budaya dengan mengorbankan orang lain biasanya karena pengaruh ekonomi atau politik diferensial.
-          Sementara media massa dan teknologi yang terkait telah memberikan kontribusi terhadap erosi budaya lokal, mereka semakin sering digunakan sebagai media penyebaran luar budaya lokal.

2.5  A World System of Images
-          Media massa dapat menyevar dan menciptakan identitas nasional dan etnis.
-          Penelitian lintas-budaya menunjukkan diproduksi secara lokal acara televisi lebih suka impor dari asing.
-          Media massa memainkan peran penting dalam menjaga identitas etnis dan nasional antara orang-orang yang menjalani transnasional.

2.6  Postmodernism
-          Postmodernitas menggambarkan waktu kita dan dunia situasi-hariini di fluks, orang-orang bergerak yang telah belajar untuk mengelola beberapa identitas tergantung pada tempat dan konteks.
-          Postmodernisme mengacu pada pernyataan teoritis dan penerimaan berbagai bentuk kebenaran, bertentangan dengan modernisme.
-          Globalisasi mengacu oada keterhubungan meningkatnya dunia dan rakyatnya.
-          Dengan keterhubungan ini, bagaimanapun, datang basis bari bagi identitas.


Sumber :

Bahan Kuliah Binus Maya tentang Collonialism and Development, Cultural Exchange and Survival. (Diunduh pada 31 Mei 2015)

2 komentar:

  1. Holla Vina, materinya sudah baik dan sistematis sudah ada gambarnya juga tapi kalau bisa tambahin lagi yah:) aku kasih nilai 80 hehe mangat:)

    BalasHapus
  2. Hai Athaa makasih ya untuk pemberian nilainyaa. Gambarnya sudah aku tambah yaa hehe mangat jg Athaaa:)

    BalasHapus