Blogger Widgets Ilmu Sosial untuk Psikologi : Filsafat Manusia, Sosiologi, dan Antropologi

Selasa, 17 Maret 2015

Pertemuan Ketiga

Human Diversities 2 : Religion and Arts

     1.    Agama
Menurut Wallace, definisi dari agama adalah sebagai keyakinan dan ritual peduli dengan  makhluk gaib dan merupakan kekuatan. Atau agama juga dapat didefinisikan sebagai budaya yang mendunia/universal.

1.1     Animisme
Animisme dipandang sebagai paling primitif, dapat didefinisikan sebagai keyakinan dalam jiwa yang berasal dari usaha pertama untuk menjelaskan mimpi dan kejadian berupa fenomena.

1.2     Mana dan Taboo
Mana didefinisikan sebagai keyakinan dalam domain supranatural atau kekuatan hidup yang berpotensi tunduk pada manipulasi manusia. Konsep Polinesia dan Melanesia merupakan kontras dari Mana.

Mana Melanesia memiliki definisi yaitu sebagai kekuatan impersonal suci yang mirip seperti konsep keberuntungan dari Barat. Mana Polinesia dan konsep yang berhubungan dengan Taboo terkait dengan sifat masyarakat Polinesia yang hierarkis.

Gambar 1 Peta Melanesia dan Polinesia


1.3 Totemisme
     Totemisme adalah agama dimana unsur-unsur alam bertindak sebagai contoh suci bagi masyarakat melalui asosiasi simbolik. Ritual memainkan peran penting dalam menciptakan dan memelihara solidaritas dalam kelompok.

      Dalam masyarakat Totem, masing-masing kelompok dalam keturunan memiliki hewan, tumbuhan, dan fitur geografis dari apa yang mereka klaim keturunan. 


     2.    Seni
Seni sangat sulit untuk didefinisikan, tetapi umumnya definisi seni mengacu pada manifestasi, kreativitas manusia melalui bagaimana manusia mengekspresikan diri dalam bidang tari, musik, lagu, lukisan, patung, gerabah, kain, drama, komedi, atau lainnya.
Di negara, seni bertempat di gedung atau bangunan-bangunan khusus seperti museum, gedung konser, dan teater. Jika di non-negara, ekspresi seni berlangsung diruang publik yang telah disisihkan untuk seni. Kritikus, hakim, dan para ahli menentukan apa yang seni dan apa yang tidak. Negara Kalabari menunjukkan bahwa tidak semua patung adalah seni karena ukiran kayu yang diproduksi eksklusif untuk alasan agama. 

Gambar 2 Peta Kalabari

Dalam semua masyarakat seni adalah pekerjaan. Dalam masyarakat non-negara, seniman tidak dapat bekerja pada seni karena semua waktu mereka untuk berburu, mengumpulkan ikan, atau pertanian untuk makan. Sedangkan pada masyakarakat negara, seniman adalah spesialis full-time yang memiliki karir sebagai pekerjaan mereka.



Sumber :
Bahan Kuliah Binus Maya tentang Human Diversities 2 : Religion and Arts (Diunduh pada 17 Maret 2015)

8 komentar:

  1. HAI VINA! Apa yang telah kamu bagi informasi tentang agama dan seni sudah bagus. Aku beri nilai 78 ya :) GBU

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Elleeen. Makasih yaa buat masukkan & nilainyaaaa :) GBU too :D

      Hapus
    2. Hai Elleeen. Makasih yaa buat masukkan & nilainyaaaa :) GBU too :D

      Hapus
  2. Holla vinaa, informasi tentang agama dan seni lumayan bagus. ada gambarnya juga untuk memperjelas. aku kasih nilai 79 yah:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Ataaa. Iyaaa makasih yaa atas masukkan & pemberian nilainya :)

      Hapus
  3. Terima kasih elvina atas informasi tentang agama dan seninya, sudah bagus dan rapih. Tapi kamu kurang sistematik dalam pengerjaannya. Aku kasih nilai km 78 ya:))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Acaaa. Iya caa makasih untuk masukannya btw udah aku perbaikiii hehe makasih untuk nilainyaa :)

      Hapus
  4. Hai Vina.Informasinya menarik,mudah dimengerti,dan lengkap.Saya kasih nilai 78.

    BalasHapus