Pertemuan
Kelima
Knowledge,
Intelligence, Affection, and Freedom
1. Knowledge (
Pengetahuan)
1.1
Pengetahuan
tidak bisa dipandang seperti memandang suatu objek yang terdapat di sana, di
depan subjek, yang dapat dijangkau oleh pandangan dan oleh tangan manusia.
1.2
Pengetahuan
itu dikatakan indrawi lahir atau indrawi luar kalau orang
mencapainya secara langsung. Sedangkan Pengetahuan itu dinamakan pengetahuan indrawi batin ketika
menampakkan dirinya kepada orang dengan ingatan dan khayalan.
1.3
Pengetahuan
seterusnya disebut perseptif, ketika sambil muncul secara spontan. Dan Ada juga yang disebut pengetahuan refleksif,
ketika pengetahuan itu membuat objektif kodrat dari suatu realitas apa pun
juga.
1.4
Pengetahuan
itu adalah induktif, bila menarik yang universal dari yang individual,
dan sebaliknya deduktif, bila menarik yang individual dari yang universal.
1.5
Meskipun pengetahuan
menyerupai kesadaran namun tidak ada persesuaian yang sempurna antara
pengetahuan dan kesadaran. Pengetahuan
adalah kegiatan yang menjadikan suatu realitas menjadi kurang lebih
dinyatakan.
2. Intelligence
( Pengertian)
2.1
Istilah Inteligensi diambil
dari kata intellectus dan kata kerja intellegere (bahasa Latin).
Kata intellegere terdiri dari kata intus yang artinya
dalam pikiran atau akal, dan kata legere yang berarti membaca atau
menangkap. Kata intellegere dengan
ini berarti membaca dalam pikiran atau akal segala hal dan menangkap artinya
yang dalam.
2.2
Inteligensi adalah kegiatan dari suatu
organisme dalam menyesuaikan diri dengan situasi-situasi, dengan menggunakan
kombinasi fungsi-fungsi seperti persepsi, ingatan, konseptual, abstraksi,
imajinasi, atensi, konsentrasi.
2.3
Pada tingkat
intelek (pemahaman) yang lebih tinggi, inteligensi juga dapat diartikan sebagai
proses pemecahan masalah-masalah (soal-soal kebingungan) dengan penggunaan
pemikiran abstrak.
2.4
Bentuk-bentuk
kegiatan intelektif manusia berasal dari tahap-tahap yang paling rendah
(sederhana) sampai ke tahap yang lebih tinggi (kompleks). Pengetahuan itu
berjalan dari tahap yang tidak sadar sampai kepada tahap yang sadar yang
menempatkannya secara sistematis dan reflektif.
2.5
Tahap pengetahuan
yang semakin kompleks lagi adalah kegiatan bernalar yang bersifat diskursif.
Istilah diskursif dari kata di-curres artinya berlari
ke berbagai arah melalui induksi, deduksi, refleksi, subjektif-objektif, dan
sebagainya (Leahy, 1993: 132).
3.
Affection ( Afektivitas)
3.1
Cipta
(kognisi), karsa (konasi), rasa (afeksi), itulah trias-dinamika manusia, atau
manusia sebagai trias-dinamika.
3.2
Di samping
pengetahuan, afektivitas juga membuat manusia berada secara aktif dalam
dunianya serta berpartisipasi dengan orang lain dan dengan peristiwa-peristiwa
dunianya.
3.3
Afektivitas
tidak sama dengan pengetahuan, namun menjadi penggerak atau penyebab dan
sekaligus akibat dari proses pengetahuan manusia dalam arti penerapannya dalam
bentuk perbuatan atau tindakan.
3.4
Afektivitas
bukan hanya tindakan ke arah kebutuhan selera, kecenderungan. atau apa yang
jasmaniah saja. tetapi juga spiritual dan intelektual atau intelligible.
Afektivitas adalah satu dari
unsur-unsur pokok dasariah dari cara berada manusia di dunia
dan satu dari dimensi-dimensi esensial roh
manusia.
3.5
Jadi, untuk
mencapai afektivitas, subjek harus berada dalam kondisi dimana subjek akan
melahirkan kegiatan afektif. Adapun kondisi-kondisi tersebut ialah :
-
Pertama, antara subjek dan objek harus ada ikatan kesamaan
atau kesatuan itu sendiri, karena ketika tidak ada kesamaan maka tidak akan ada
afektivitas.
-
Kedua, nilai (baik dan buruk)
-
Ketiga, sifat dasariah dan kecenderungan kognitif.
-
Keempat, mengenal adalah kausa dari afektivitas.
-
Kelima, imajinasi. Untuk menimbulkan kegiatan afektif maka
imajinasi dapat menjadi sebuah pendorong, semangat, mempengaruhi bahkan
membohongi.
4.
Freedom (
Kebebasan)
4.1
Kebebasan pada
jaman sekarang bukan hanya berarti sekedar terbebas dari keadaan terjajah,
namun mungkin lebih berarti bebas untuk mengaktualkan diri di tengah-tengah
perkembangan jaman ini.
4.2
Seorang manusia disebut
bebas kalau perbuatannya tidak mungkin dapat dipaksakan atau ditentukan dari
luar. Manusia yang bebas adalah
manusia yang memiliki secara sendiri perbuatan-perbuatannya. Kebebasan adalah suatu kondisi tiadanya
paksaan pada aktivitas yang dikerjakan oleh seseorang.
4.3
“Freedom is
self-determination”. Berdasarkan pengertian
itu dapat dikatakan bahwa kebebasan merupakan sesuatu sifat atau ciri khas
perbuatan dan kelakuan yang hanya terdapat dalam manusia dan bukan pada
binatang atau benda-benda.
4.4
Secara ringkas
Louis Leahy membedakan tiga macam atau bentuk kebebasan, yaitu :
-
Kebebasan Fisik adalah ketiadaan paksaan fisik.
Artinya adalah tidak adanya halangan atau
rintangan-rintangan eksternal yang bersifat fisik atau material.
-
Kebebasan Moral sebagai ketiadaan paksaan moral hukum atau kewajiban. Kebebasan moral
tidak sama dengan kebebasan psikologis. Meskipun demikian antara keduanya
mempunyai hubungan yang sangat erat.
-
Kebebasan Psikologis berarti ketiadaan paksaan secara psikologis. Orang dikatakan bebas secara
psikologis jika ia mempunyai kemampuan untuk mengarahkan hidupnya.
Sumber :
Bahan Kuliah Binus Maya tentang Human Philosophical
Reflection : Knowledge, Intelligence, Affection, and Freedom. ( Diunduh pada 3
April 2015).
Holla Vinaaaa, Materi yang kamu sampaikan sudah bagus, sistematis juga. kallo bisa ditambahkan gambar gitu supaya menarik materinya. aku kasih nilai 80 yah:) mangaatt:)
BalasHapushai Ata!! terimakasih untuk masukan dan pemberian nilainya!;)
Hapushallo vinaa informasi yang kamu berikan sangat menambah wawasan. aku kasih kamu nilai 81 ya :) God bless you vina <3
BalasHapushai Ellen! makasih yaa untuk pemberian nilainya :) GBU too leen:)
HapusHai vina! Materi yang kamu sampaikan menurutku sudah cukup jelas dan lengkap. Aku kasih kamu nilai 84 yah :D
BalasHapusHai Afii! terimakasihh untuk pemberian nilainya ya! ;)
HapusHai vina, informasi yang kamu berikan sudah jelas, rapih, dan sistematik. aku kasih nilai kamu 81 ya:))
BalasHapushai Acaaa. makasih untuk masukan dan pemberian nilainya :)
HapusHai vina.Informasinya sudah lengkap,walau sederhana tapi mudah dimengerti.Saya kasih nilai 81.
BalasHapushai Jovaan. makasih buat masukan dan pemberian nilainya.
HapusOnline Gambling USA - JamBase
BalasHapusOnline gambling is becoming a global 화성 출장안마 phenomenon, and our goal is 시흥 출장마사지 to 제주 출장마사지 help businesses, including online gambling operators and poker 강릉 출장샵 players, Sports Betting Online. 광주 출장마사지